Pemecatan Lopetegui Guncang Skuad Spanyol di Piala Dunia 2018

by
Julen Lopetegui dikenal memiliki hubungan dekat dengan para pemainnya di skuad Spanyol, termasuk dua kapten: Sergio Ramos dan Andres Iniesta

Berita Terbaru – Siap-siap melihat Spanyol tersisih lebih awal dari Piala Dunia 2018. Pemecatan pelatih Julen Lopetegui hanya 24 jam sebelum kompetisi ini dimulai rupanya sangat mengguncang para pemain La Roja.

Julen Lopetegui dipecat Rabu malam, hanya selang 24 jam setelah pengumuman Real Madrid soal perekrutannya sebagai bos baru di Bernabeu. Apa yang banyak orang belum tahu adalah cerita usai pemecatan. Pemecatan pelatih timnas hanya sehari sebelum dimulainya Piala Dunia mengguncang skuad karena para pemain senior merasa diabaikan oleh PSSI Spanyol (RFEF).

Selasa malam kemarin merupakan malam yang sangat panjang di markas tempat Spanyol mempersiapkan diri untuk Piala Dunia. Hampir semua orang terkejut dengan pengumuman bahwa Julen Lopetegui akan mengambil alih posisi sebagai pelatih anyar Real Madrid.

Presiden Federasi Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) Luis Rubiales harus membatalkan kehadirannya di kongres FIFA dan segera kembali ke Krasnodar, kota di mana La Furia Roja mempersiapkan diri. Wajahnya pada penerbangan kembali ke kota itu memperlihatkan semuanya, begitu juga pesan pertamanya ketika dia mendarat.

“Kami akan bertindak secara bertanggung jawab,” adalah peringatannya yang terus terang. Ada diskusi panjang lebar antara dirinya, direktur olahraga RFEF Fernando Hierro dan Lopetegui yang menarik perhatian semua orang yang tidak berada di kamar mereka.

Rubiales terlihat seperti seorang tokoh yang marah dan terluka ketika mereka mendiskusikan hasil yang tidak diinginkan siapa pun. Namun, ada satu kelompok yang tidak didengar suaranya dalam pengambilan keputusan, padahal mereka merupakan faktor penting, yakni para pemain.

Para kapten skuad Spanyol (Sergio Ramos, Andres Iniesta, dan David Silva) serta para pemain senior (Gerard Pique, Sergio Busquets, Pepe Reina) ingin menjelaskan keinginan para pemain. Pesan mereka jelas: Ini bukan momen yang tepat untuk sebuah tindakan terburu-buru karena ada harga diri tim yang terluka.

Tim nasional akan kehilangan kepemimpinan. Mereka datang ke Rusia untuk memainkan kompetisi yang hanya berlangsung sekali setiap empat tahun, dan bagi banyak dari mereka, itu kesempatan terakhir mereka untuk memenangkan trofi Piala Dunia.

Tapi ketika datang ke konferensi persnya pada hari Rabu malam, satu setengah jam terlambat dari yang direncanakan, Rubiales muncul sendirian di ruang pers Krasnodar. Tak ada pemain timnas Spanyol menemaninya. Mungkin tidak pantas. Mungkin tidak mau. Mungkin para pemain mau menunjukkan ketidaksetujuan mereka atas pemecatan ini. Kemarahan monumental sang presiden RFEF melebihi permintaan pemain.

Kini Spanyol memiliki pelatih sementara, Fernando Hierro, tapi moral para pemain sudah rusak. Mereka kecewa suaranya tidak didengar oleh PSSI-nya Spanyol. Cepat atau lambat kekecewaan akan terlihat di atas lapangan. Spanyol adalah satu dari lima tim yang difavoritkan juara. Tapi itu sebelum ada peristiwa ini. Sekarang entah mereka duduk di urutan berapa. Portugal yang menjadi lawan pertama La Furia Roja pasti akan sangat gembira dengan keguncangan ini.

Trending soal pengumuman Lopetegui sudah marak di Spanyol, Meksiko dan Portugal sejak 24 jam lalu (Selasa malam), tapi baru jadi trending di Indonesia Rabu malam, waktu ia akhirnya benar dipecat.

Berita Pemecatan Lopetegui Guncang Skuad Spanyol di Piala Dunia 2018 dari Gilabola.com.

Source: Berita Bola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *